CV. GAGAS ATMAJA PURABAYA TECHNOLOGY
METHOD STATEMENT · SOP · ITP

METODOLOGI
PELAKSANAAN PEKERJAAN

Pengadaan Hardware, Infrastruktur FO–LAN, CCTV,
Instalasi, Konfigurasi Awal dan Commissioning Dasar

Pemberi KerjaPT Japfa Food Indonesia Unit Nganjuk
PenyediaCV. GAGAS ATMAJA PURABAYA TECHNOLOGY
LokasiNganjuk, Jawa Timur
Target Pelaksanaan3 Agustus–12 September 2026
StatusDokumen Metode Kerja Penawaran
Revisi / Tanggal3 / 16 Juli 2026
Dokumen: GAPT-JFI-NGJ-MST-001 · Dokumen teknis tanpa informasi harga internal

Kontrol Dokumen

RevisiTanggalUraianDisusunDisetujui
016 Juli 2026Terbit pertama untuk penawaran dan klarifikasi teknisCV. GAGAS ATMAJA PURABAYA TECHNOLOGYOwner/User
116 Juli 2026Percepatan menjadi enam minggu; penambahan time schedule, manpower plan dan Kurva SCV. GAGAS ATMAJA PURABAYA TECHNOLOGYOwner/User
216 Juli 2026Pembatasan peak personel teknis menjadi 25 orang; helper dan support dipisahkanCV. GAGAS ATMAJA PURABAYA TECHNOLOGYOwner/User
316 Juli 2026Batas layanan diperjelas: konfigurasi awal dan uji fungsi dasar sajaCV. GAGAS ATMAJA PURABAYA TECHNOLOGYOwner/User
Status dokumen. Metodologi ini disusun dari RAB internal terbaru dan layout yang tersedia. Jalur, titik, model exact, metode akses, jam kerja dan kebutuhan shutdown harus dikunci melalui joint survey, material submittal dan approved shop drawing sebelum pelaksanaan.

Daftar Isi

1. Tujuan dan ruang lingkup2. Acuan dan hierarki dokumen3. Organisasi pelaksana4. Tahapan dan jadwal5. Persiapan dan pengadaan6. HSE dan pengendalian risiko7. SOP umum instalasi8. Metodologi fiber optic9. Metodologi LAN, AP dan IP Phone10. Metodologi CCTV dan NVR11. Rack, switch, server room dan power12. Endpoint, AV dan perangkat industri13. Testing dan commissioning14. QA/QC dan ITP15. Dokumentasi dan serah terimaLampiran A — Layout proyekLampiran B — Katalog hardware

1. Tujuan dan Ruang Lingkup

Dokumen ini menetapkan metode kerja, sumber daya, keselamatan, mutu, urutan instalasi, inspeksi, pengujian fungsi dasar, commissioning awal, pelatihan singkat dan serah terima untuk pekerjaan IT Infrastructure di PT Japfa Food Indonesia Unit Nganjuk.

Batas konfigurasi: lingkup hanya mencakup konfigurasi awal/basic setup untuk memastikan perangkat menyala, terhubung dan menjalankan fungsi dasarnya. Konfigurasi penuh/lanjutan, policy routing dan firewall, tuning VLAN/QoS kompleks, integrasi aplikasi, domain/MDM, automasi, monitoring lanjutan serta optimasi operasional tidak termasuk dan memerlukan scope terpisah.
Prinsip estimasi jalur: ketika panjang aktual belum dapat dipastikan, perhitungan memakai rute konservatif sampai 92 m per titik LAN. Pelaksanaan tetap mengikuti hasil ukur lapangan dan batas permanent link maksimum 90 m; kebutuhan melebihi batas harus menggunakan titik distribusi/desain aktif yang disetujui.

1.1 Daftar lingkup RPA dari RAB internal

ItemSpesifikasiQtySatuan
Kabel FOCable FO Outdoor Armored SM 12 Core 9/125857,00Meter
FO RackMount Panel 12 Port SC SM LoadedRackMount Panel 12 Port SC SM Loaded2Unit
FO RackMount Panel 24 Port SC SM LoadedRackMount Panel 24 Port SC SM Loaded3Unit
FO Pigtail SC Connector SM120Pcs
Patch Cord SC-LC SM 50um 3 meter "OEM"10Set
Patch Cord UTP CAT-6, 1 meter "OEM"164Buah
Patch Cord UTP CAT-6, 3 meter "OEM"164Buah
Faceplate 2-port "Belden"Belden82Buah
Modular Jack CAT-6 "Belden"Belden164Buah
Patch Panel 24 Port CAT-6 "Belden"Belden7Unit
Standing Close Rack 42U D: 90 cm 19", IR9042G "IndoRack"42U D: 90 cm 19", IR9042G "IndoRack"1Unit
Standing Close Rack 15U D: 90 cm 19", IR9042G "IndoRack"15U D: 90 cm 19", IR9042G "IndoRack"1Unit
Wall Mount Rack 10U D: 55 cm 19", WIR5510S "IndoRack"10U D: 55 cm 19", WIR5510S "IndoRack"2Unit
Wiring Management 1U15Unit
Kabel Lan RJ45 (Cat6 Belden US)Cat6 Belden75,00Rol
MikrotikRB450GX42Unit
Switch Managable 24 Port L3 POEJL261A2unit
Switch Managable 48 Port L2 POER8N8SA13Unit
Switch Managable 8 Port L2 POEJL681A2Unit
HIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port UnmanageHIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port Unmanage4Unit
Installasi FO RackMount Panel 12 Port SC SM Loaded4
Installasi FO RackMount Panel 24 Port SC SM Loaded3
Pemasangan Standing Close Rack42U D: 90 cm 19", IR9042G "IndoRack"1
Pemasangan Standing Close Rack15U D: 90 cm 19", IR9042G "IndoRack"1
Pemasangan Wall Mounted Rack10U D: 55 cm 19", WIR5510S "IndoRack"2
Penarikan Kabel Lan Untuk PC128,00Titik
Penarikan Kabel Lan Untuk Ip Phone32,00Titik
Penarikan Kabel Lan Untuk AP34,00Titik
Penarikan Kabel Lan Untuk Printer Label29,00Titik
Penarikan Kabel Lan Untuk Printer25,00Titik
Penarikan Kabel FO Pos Satpam286,00Meter
Penarikan Kabel FO Ruang Logistik286,00Meter
Penarikan Kabel FO Ruang Server Di Area Produksi285,00Meter
Installasi Switch Managable 24 Port L3 POEJL261A2Unit
Installasi Switch Managable 48 Port L2 POER8N8SA13Unit
Installasi Switch Managable 8 Port L2 POEJL681A2Unit
Installasi HIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port UnmanageHIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port Unmanage4Unit
Kabel Lan RJ45 (Cat6 Belden US)Cat6 Belden20Rol
IPCam outdoor DS-2CD1043G2-LIUIPCam outdoor DS-2CD1043G2-LIU73Unit
NVR 32 Channel HIK-VisionDS-7732NXI-K4 (4 slot Harddisk)4Unit
Switch 48 Port POESwitch CISCO 48 Port CBS350-48P-4G-EU PoE Managed Gigabit Smart Plus1
Penarikan Kabel Lan RJ45 (Cat6 Belden US)Cat6 Belden20Rol
Pemasangan IPCamIPCam outdoor DS-2CD1043G2-LIU73Unit
Installasi NVR 32 Channel HIK-VisionDS-7732NXI-K4 (4 slot Harddisk)4Unit
Installasi Switch 48 Port POE1

1.2 Daftar lingkup Rendering dari RAB internal

ItemSpesifikasiQtySatuan
Kabel Lan RJ45 (Cat6 Belden US)Cat6 Belden2Rol
IPCam outdoor DS-2CD1043G2-LIUIPCam outdoor DS-2CD1043G2-LIU12unit
NVR 32 Channel HIK-VisionDS-7732NXI-K4 (4 slot Harddisk)1unit
HIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port UnmanageHIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port Unmanage1Unit
Penarikan Kabel Lan RJ45 (Cat6 Belden US)Cat6 Belden2Rol
Pemasangan IPCamIPCam outdoor DS-2CD1043G2-LIU12unit
Installasi NVR 32 Channel HIK-VisionDS-7732NXI-K4 (4 slot Harddisk)1unit
Installasi HIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port UnmanageHIKVISION ETHERNET SWITCH DS-3E0310P-E/M 32 Port Unmanage1Unit
Kabel FO250,00Meter
Penarikan FO Ke Main Office250,00Meter
Installasi Switch 48 Port POEAruba Switch 48 Port POE1unit
Installasi Standing Mount Rack15U Standing Rack1unit
Installasi kabel AP ke Switch6,00Titik
Installasi kabel PC ke Switch6,00Titik
Installasi Ruang Server1,00Lot
Installasi FO RackMount Panel 12 port SC SM Loaded1

2. Acuan dan Hierarki Dokumen

  1. PO/SPK, klarifikasi dan addendum yang disepakati.
  2. Approved material submittal, shop drawing, layout titik, cable schedule, port map dan IP/VLAN plan.
  3. RAB/BQ internal terkini sebagai dasar volume; harga internal tidak menjadi bagian dokumen ini.
  4. Manual instalasi pabrikan, ketentuan garansi dan compatibility matrix.
  5. Standar structured cabling, fiber optic, kelistrikan, keselamatan dan aturan site yang dinyatakan dalam kontrak.

Jika terdapat perbedaan, dokumen kontrak dan persetujuan tertulis terbaru memiliki prioritas. Perubahan lapangan tidak boleh dikerjakan hanya berdasarkan instruksi lisan.

3. Organisasi dan Tanggung Jawab

PeranRACITanggung Jawab
Project ManagerAKontrak, baseline, biaya, perubahan, koordinasi Owner dan serah terima
Site Manager/SupervisorRRencana harian, akses area, permit, logistik dan koordinasi lintas disiplin
HSE OfficerRJSA, toolbox meeting, inspeksi APD, work at height dan housekeeping
QA/QC EngineerRMaterial inspection, ITP, witness test, NCR, punch list dan dossier
Network/FO/CCTV/System EngineerRInstalasi spesialis, konfigurasi awal, pengujian fungsi dasar dan commissioning
Procurement/LogisticRSubmittal, PO, expediting, serial number, penyimpanan dan distribusi
Owner/UserA/CPersetujuan titik/model, outage, witness, acceptance dan perubahan scope

R = Responsible, A = Accountable, C = Consulted. Jumlah personel disesuaikan akses area dan front kerja; pekerjaan spesialis wajib dilakukan teknisi kompeten.

4. Time Schedule, Manpower Plan dan Kurva S

4.1 Baseline Time Schedule — 3 Agustus s.d. 12 September 2026

Kalender kerja: enam minggu, Senin–Sabtu, dengan multi-front dan parallel crew. Jam kerja, lembur/shift, hari libur, permit, shutdown dan akses area mengikuti persetujuan site. Recovery plan wajib diterbitkan jika deviasi kumulatif melebihi 5% atau milestone kritis terlambat.
KodeWork PackageBobotW103–08 AguW210–15 AguW317–22 AguW424–29 AguW531 Agu–05 SepW607–12 Sep
AMobilisasi, survey, engineering & approval5%32
BPengadaan, expediting & delivery material20%25652
CPathway, rack, power & grounding10%2431
DBackbone fiber optic10%1342
EStructured cabling LAN/AP/voice/printer18%25641
FCCTV, PoE, NVR & storage12%13431
GPerangkat aktif, konfigurasi awal & uji fungsi8%1232
HEndpoint, printer, scanner, mobile & AV7%1231
ITesting, commissioning & burn-in6%123
JAs-built, training, punch list & BAST4%13
MilestoneUraianTargetKeluaran
M0Notice to Proceed / mobilisasi03 Agustus 2026Baseline dimulai
M1Joint survey dan baseline engineering08 Agustus 2026Route/titik dan submittal register
M2Material utama tiba bertahap22 Agustus 2026FO, Cat6, rack, switch/CCTV long-lead
M3Backbone dan pathway substantif selesai29 Agustus 2026Siap terminasi/integrasi
M4Instalasi perangkat substantif selesai05 September 2026Siap integrated test
M5Testing, training, as-built dan BAST12 September 2026Selesai enam minggu

4.2 Manpower Plan

Mobilisasi personel mengikuti jumlah front kerja. Personel teknis dibatasi maksimum 25 orang pada W3–W5. Pada periode puncak W3–W4, total personel site adalah 49 orang: 25 teknis, 15 helper/logistik dan 9 personel manajemen, HSE, QA/QC serta administrasi. Alokasi teknisi dilakukan bergilir antarpaket dan antararea.

Disiplin/PeranW1W2W3W4W5W6
Project Manager111111
Site Manager/Supervisor222222
HSE Officer222222
QA/QC Engineer222222
Network/System Engineer334443
Teknisi Fiber Optic45531
Teknisi LAN/CCTV/Voice48101084
Teknisi Electrical/Rack344321
Teknisi Endpoint/AV22386
Subtotal personel teknis102125252515
Helper/Logistic8121515126
Admin/Document Control222222
Total personel274249494630
Jumlah personelTotal sitePersonel teknis (maks. 25)010203040502710W14221W24925W34925W44625W53015W6

4.3 Kurva S — Planned Progress

Bobot progres dihitung dari deliverable terukur: approved engineering, material accepted on site, instalasi terinspeksi, hasil test PASS dan dokumen handover diterima. Pengadaan tidak diakui 100% hanya berdasarkan PO.

Progres rencana kumulatif (%)0%20%40%60%80%100%5%W118%W241%W368%W489%W5100%W6Bobot mingguan: W1 5% · W2 13% · W3 23% · W4 27% · W5 21% · W6 11%
MingguPeriodeBobot MingguanKumulatif
W103–08 Agu5%5%
W210–15 Agu13%18%
W317–22 Agu23%41%
W424–29 Agu27%68%
W531 Agu–05 Sep21%89%
W607–12 Sep11%100%

4.4 Pengendalian Jadwal

5. Persiapan, Engineering dan Pengadaan

  1. Kick-off, penetapan PIC, communication matrix, permit dan aturan akses area.
  2. Joint survey: endpoint, panjang aktual, elevasi, tray/conduit, crossing, sumber daya, grounding, ruang rack, titik kamera, bidang pandang dan kebutuhan alat akses.
  3. Menerbitkan shop drawing, route plan, rack elevation, cable/core schedule, port map, labeling scheme serta daftar parameter awal yang diberikan Owner.
  4. Material submittal mencantumkan merek, model, datasheet, negara asal bila diminta, garansi, lead time dan compatibility matrix.
  5. PO hanya diterbitkan untuk model exact/approved equivalent. Produk allowance, kode ambigu dan spare part khusus wajib memperoleh quotation/konfirmasi distributor.
  6. Factory/warehouse pre-check dan basic setup dapat dilakukan bila diizinkan; konfigurasi kebijakan jaringan/aplikasi tidak dilakukan.

5.1 Penerimaan dan Penyimpanan Material

  1. Cocokkan jumlah, model, serial number, seal, garansi dan kondisi fisik terhadap PO serta material submittal.
  2. Foto material kritis; buat Material Inspection Request dan daftar serial/aset.
  3. Karantina barang tidak sesuai/rusak melalui NCR. Barang belum disetujui dilarang dipasang.
  4. Kabel disimpan kering di atas pallet, drum/roll tegak sesuai petunjuk; elektronik ditempatkan pada area aman dari air, debu, panas dan benturan.

6. HSE dan Pengendalian Risiko

JSA dan toolbox meeting dilakukan sebelum kerja. Minimum APD mengikuti aturan site; pekerjaan ketinggian, listrik, drilling/trenching, lifting dan hot work memerlukan permit khusus jika berlaku.

Bahaya/RisikoDampakPengendalian Minimum
Kerja di ketinggianJatuh/personel atau materialScaffold/manlift laik, full body harness, barricade, tool lanyard dan spotter
Area produksi aktifGangguan operasi/kontaminasiPermit, koordinasi window kerja, proteksi area, housekeeping dan stop-work authority
Pulling kabelJacket/core rusakRoller, pulling sock, kontrol tension, bend radius, service loop dan inspeksi sebelum-sesudah
Kelistrikan/UPS/rackShock, short circuit, downtimeLOTO, verifikasi sumber, alat berisolasi, grounding dan energization checklist
Core drilling/trenchingMengenai utilitas tersembunyiScan/joint survey, permit, barricade, trial hole dan approved route
Perubahan parameter awalGangguan layananCatat kondisi awal, change window, approval dan rollback parameter dasar
Pengadaan model allowanceBarang tidak kompatibelRFQ/technical submittal, compatibility matrix dan approval tertulis sebelum PO

7. SOP Umum Instalasi dan Printilan

  1. Marking jalur berdasarkan approved drawing dan verifikasi bebas utilitas tersembunyi.
  2. Pasang tray/conduit/HDPE/flexible conduit dengan support yang rapi. Termasuk saddle/clamp, elbow, tee, coupler, gland, bushing, junction box, warning tape, marker, firestop dan sealing sesuai kondisi jalur.
  3. Jaga separasi kabel data dari daya; crossing dibuat mendekati 90°. Tidak boleh ada sisi tajam, conduit penyok, support longgar atau jalur menghalangi akses.
  4. Tarik kabel memakai roller/pulling aid; kendalikan tension dan radius belok. Berikan service loop secukupnya, bukan gulungan rapat.
  5. Terminasi memakai tool yang sesuai, lakukan cleaning untuk FO dan pertahankan twist Cat6 sedekat mungkin ke terminal.
  6. Gunakan velcro untuk data, cable tie hanya di lokasi yang tidak menekan kabel. Semua penetrasi ditutup kembali dan area dibersihkan.
  7. Label tahan lama dipasang pada kedua ujung kabel, outlet, patch panel, OTB, core, port switch, kamera, rack, PDU/UPS dan perangkat aset.
  8. Setiap penyimpangan dicatat dalam red-line drawing dan memperoleh persetujuan sebelum ditutup.

8. Metodologi Fiber Optic

1
Survey dan loss budget. Verifikasi endpoint, total rute 1.107 m, jenis single-mode 12 core, jumlah splice/connector, service loop dan optical loss budget.
2
Pathway. Pasang HDPE/conduit pelindung, long-radius bend, coupler, marker, warning tape, clamp dan sealing. Handhole/trench hanya setelah route permit.
3
Pre-test dan pulling. Uji continuity awal, tutup kepala kabel, pakai pulling sock/roller dan catat drum/cable ID. Dilarang menarik dari konektor atau melebihi tension pabrikan.
4
Terminasi. Pasang OTB/rack panel, gland, splice tray, pigtail serta patch cord. Fusion splice dilakukan pada area bersih; core aktif dan spare diberi label konsisten.
5
Test. Uji continuity, OTDR dua arah per core, optical power dan end-to-end traffic. Trace asli, event table dan loss summary masuk dossier.

Kriteria penerimaan FO

9. Metodologi LAN, Access Point dan IP Phone

  1. Finalisasi outlet dan rute untuk 128 PC, 32 IP Phone, 34 AP RPA, 29 printer label, 25 printer lain, serta 6 AP dan 6 PC area Rendering.
  2. Alokasi kabel konservatif memakai maksimum 92 m per titik untuk procurement. Pada instalasi, permanent link tidak boleh lebih dari 90 m; jalur yang melampaui batas wajib direkayasa ulang.
  3. Pasang conduit/flexible conduit, clamp, elbow, coupler, junction box, faceplate, modular jack, field plug, patch panel, cable manager dan patch cord sesuai fungsi titik.
  4. Terminasi konsisten T568B, label kedua ujung dan lakukan certification test Cat6. Kabel yang gagal diperbaiki dan diuji ulang.
  5. Switch: instalasi rack, grounding/bonding, uplink/SFP, management IP dan aktivasi port/PoE dasar memakai parameter yang disediakan Owner; tidak termasuk policy routing, firewall, STP/QoS kompleks atau monitoring lanjutan.
  6. AP: mounting, PoE, basic adoption, SSID/security awal dari Owner dan uji konektivitas; tidak termasuk RF tuning/optimasi menyeluruh atau kebijakan controller lanjutan.
  7. IP Phone/PBX: registrasi dasar dan uji panggilan internal; dial plan kompleks, trunk, QoS lanjutan, failover dan integrasi telephony tidak termasuk.

10. Metodologi CCTV dan NVR

  1. Joint survey setiap posisi kamera: coverage, blind spot, backlight, ketinggian, akses maintenance dan privasi.
  2. Pasang bracket/junction box, conduit, clamp, drip loop dan weather sealing. Kamera outdoor tidak boleh memiliki konektor terbuka.
  3. Tarik dan terminasi Cat6; label kamera–outlet–patch panel–switch–NVR secara konsisten.
  4. Konfigurasi awal meliputi IP dasar, username/password awal, waktu, penambahan channel, live view, recording dan playback agar sistem terbukti berfungsi.
  5. Pasang HDD surveillance 18 TB dan lakukan health check; desain RAID, retention policy final, analytics, event rules, ONVIF/integrasi dan tuning stream lanjutan tidak termasuk.
  6. Commissioning dasar: live view, focus, sudut, day/night/IR, recording dan playback.
  7. Simpan daftar channel, IP, lokasi, MAC, serial number serta screenshot hasil uji fungsi dasar.

11. Rack, Ruang Server, Switch dan Power

  1. Verifikasi floor loading, clearance, ventilasi, sumber listrik, grounding dan jalur masuk kabel.
  2. Anchor rack, level, pasang vertical/horizontal manager, blanking/cage nut, PDU serta bonding conductor. Pisahkan sisi power dan data.
  3. Susun perangkat berdasarkan rack elevation; perangkat berat di bawah, airflow tidak terhalang dan service clearance terjaga.
  4. UPS/stabilizer: inspeksi baterai, polaritas, protective earth, input/output, bypass, alarm, load percentage dan runtime dasar. Energization mengikuti checklist.
  5. Patch cord ditata dengan velcro, radius aman dan label dua ujung. Penetrasi ditutup firestop/sealing; housekeeping dan foto final dilakukan.
  6. Catat firmware dan parameter awal yang diterapkan untuk uji fungsi; backup konfigurasi operasional penuh, hardening dan rollback policy tidak termasuk.
Batas lingkup ruang server: allowance instalasi mencakup PDU rack, grounding/bonding, lug, cage nut, patching, velcro, labeling, sealing/firestop, dressing, konfigurasi awal, test fungsi dasar dan dokumentasi. AC presisi, raised floor, renovasi sipil besar serta konfigurasi sistem lanjutan memerlukan scope tersendiri.

12. Endpoint, AV dan Perangkat Industri

12.1 PC, laptop, printer dan mobile device

  1. Asset receiving, serial/MAC recording, visual check dan burn-in awal.
  2. Pasang perangkat, UPS, peripheral dan network; lakukan power-on serta basic device health check.
  3. Printer: pemasangan awal dan test print/scan untuk memastikan fungsi dasar.
  4. Imaging, domain join, migrasi data, aplikasi bisnis, MDM, lisensi, user profile dan konfigurasi enterprise tidak termasuk.

12.2 Meeting conference, proyektor, HDMI/VGA

  1. Verifikasi posisi, bracket, jarak, sumber daya, jalur HDMI/VGA dan arah active optical cable.
  2. Pre-test kabel sebelum ditanam, lindungi konektor saat pulling dan berikan access point untuk maintenance.
  3. Uji fungsi dasar video, audio/mic, camera framing dan sharing content; tuning ruang/codec/meeting platform lanjutan tidak termasuk.

12.3 Scanner Android dan converter RS-232

  1. Power-on, charging dan basic connectivity check.
  2. Uji scan barcode dasar menggunakan aplikasi/test utility yang tersedia.
  3. Converter serial: verifikasi power, link dan komunikasi dasar memakai parameter yang diberikan Owner; integrasi aplikasi/protokol khusus tidak termasuk.

13. Testing, Commissioning dan Acceptance

  1. Internal pre-commissioning oleh kontraktor; kegagalan fungsi dasar diperbaiki sebelum witness request.
  2. Witness test bersama Owner menggunakan checklist per sistem dan sampling hanya jika disetujui tertulis.
  3. Uji fungsi dasar: power-on, link FO/LAN, PoE, AP connectivity, live/record/playback CCTV, registrasi voice dasar, endpoint peripheral, UPS dan AV.
  4. Burn-in singkat sesuai kesepakatan untuk memastikan perangkat terpasang stabil secara dasar.
  5. Punch list diberi PIC, target close dan bukti foto/test ulang. Item kritis harus ditutup sebelum BAST.

14. Quality Assurance, Quality Control dan ITP

TahapPemeriksaan/PengujianKriteriaTitik KontrolRekaman
Material incomingModel, jumlah, serial, fisik, garansiApproved submittal/POHoldMIR + foto
PathwayUkuran, support, clamp, bend, firestop, separasi dayaShop drawingWitnessChecklist jalur
Fiber opticContinuity, splicing, OTDR dua arah, optical power, labelLoss budget & trace PASSWitnessOTDR report
Cat6 permanent linkWire-map, length, NEXT/return loss, labelPASS Cat6; horizontal link ≤90 mWitnessFluke/certification report
CCTV/NVRLive view, PoE, focus, night mode, record, playback, retentionSeluruh kamera dan channel PASSWitnessChecklist kamera
LAN/APManagement IP, uplink, PoE, SSID/VLAN dasar dari Owner dan konektivitasPerangkat menyala, terhubung dan fungsi dasar PASSWitnessPort map & basic test
UPS/rackGrounding, polaritas, load test, alarm, bypass, dressingSesuai manual dan load planWitnessChecklist rack/power
Endpoint/AV/industrialBoot, network, peripheral, audio-video, scan/serial dataFungsi dasar dan konektivitas PASSWitnessChecklist aset
Final handoverAs-built, catatan parameter awal, asset list, training, punch listDokumen lengkap dan punch list closedHoldBAST

14.1 Pengendalian Ketidaksesuaian

Material atau pekerjaan yang tidak sesuai diberi identitas, dikarantina bila relevan, dicatat melalui NCR, dianalisis akar penyebabnya dan ditutup hanya setelah corrective action serta re-inspection berhasil. Pekerjaan tertutup tidak boleh dilanjutkan sebelum inspection release.

15. Dokumentasi, Training dan Serah Terima

15.1 Training

Training singkat mencakup power-on/off yang benar, pemeriksaan indikator, live view/playback dasar CCTV, penggunaan AV dasar dan eskalasi gangguan. Administrasi, policy dan pengelolaan sistem lanjutan tidak termasuk.

Lampiran A — Gambar Layout Proyek

Gambar berikut adalah sumber perencanaan. Penempatan, rute dan panjang final harus ditandai pada as-built berdasarkan hasil aktual lapangan.
Jalur penarikan backbone fiber optic RPA
Jalur penarikan backbone fiber optic RPADokumen layout sumber proyek; titik dan jalur final mengikuti joint survey/approved shop drawing.
Layout CCTV dan Access Point Office Rendering
Layout CCTV dan Access Point Office RenderingDokumen layout sumber proyek; titik dan jalur final mengikuti joint survey/approved shop drawing.
Lokasi Access Point area produksi RPA
Lokasi Access Point area produksi RPADokumen layout sumber proyek; titik dan jalur final mengikuti joint survey/approved shop drawing.
Layout Access Point Head Office RPA
Layout Access Point Head Office RPADokumen layout sumber proyek; titik dan jalur final mengikuti joint survey/approved shop drawing.
Layout Main Office: telepon, AP dan CCTV
Layout Main Office: telepon, AP dan CCTVDokumen layout sumber proyek; titik dan jalur final mengikuti joint survey/approved shop drawing.
Lokasi CCTV area produksi RPA
Lokasi CCTV area produksi RPADokumen layout sumber proyek; titik dan jalur final mengikuti joint survey/approved shop drawing.
Denah CCTV dan AP area Rendering
Denah CCTV dan AP area RenderingDokumen layout sumber proyek; titik dan jalur final mengikuti joint survey/approved shop drawing.

Lampiran B — Katalog Visual Hardware

Galeri berikut memperlihatkan foto referensi hardware yang disediakan dalam lingkup RAB. Foto digunakan untuk identifikasi visual; merek/model exact, revisi produk, kelengkapan dan kompatibilitas tetap mengikuti approved material submittal dan PO.

Catatan gambar: status “referensi model/kategori” berarti foto berasal dari hasil pencarian produk yang mendekati deskripsi RAB. Kode ambigu seperti R8N8SA, UCM202IPPPXServer, spare part Newland dan model pengganti wajib dikonfirmasi tertulis sebelum pengadaan.

Persetujuan Dokumen

BAMBANG PURWANTO
Direktur
CV. GAGAS ATMAJA PURABAYA TECHNOLOGY
Nama / tanda tangan
Owner / User
PT Japfa Food Indonesia Unit Nganjuk